Kamis, 23 Januari 2014

Kemah Bakti


Tanggal 31 Oktober 2013, merupakan hari yang sangat dinanti- nanti oleh kami, mahasiswa FK Undip semeter 3. Ya, pada hari itu kami akan pergi berkemah ke desa Mangli, Magelang untuk menjalankan kegiatan kemah bakti.

Sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan, berkesan dan tidak bisa dilupakan. Disini kami diajari berbagai hal kehidupan melalui alam. Dan juga pertemanan melalui kelompok kembak yang telah dibagi oleh panitia kembak. Aku bersyukur karena mendapatkan teman-teman yang begitu asyik dan juga kakak pembimbing yang super baik hati, Kak Siti dan Kak Mawi J
Brian, Putri, Anna, Anggun, Kho Mel, Shahumi, Sarah, Edo,
Karin, Ayu, Novrita, Kak Siti, Inas, Mas Anggi, Kak Mawi, Lingga, dan Bayu
Pada hari pertama kemah, kami mendapatkan kegiatan berupa mengabdi kepada masyarakat. Aku sendiri mendapatkan bagian di posyandu. Awalnya aku agak takut dan canggung karena selama ini aku takut sama anak bayi. Haha. Kedengaran sih lucu, tapi itu kenyataan. Kadang aku takut ketika aku mengendong bayi, bayi tersebut akan menangis. Tetapi setelah belajar dari kegiatan ini, aku mulai memberanikan diri. Pelajaran yang paling berharga disini tentunya bagaimana kita memberi informasi kepada masyarakat awam agar bisa memahami apa yang kita sampaikan.
Hari berikutnya adalah outbond. Tentu sangat menyenangkan karena kita akan bersenang-senang selama seharian. Selama outbond ini kekompakan kelompok kami makin terlihat. Aku sendiri merasakan. Kami saling berbagi, saling menyemangati, dan saling tolong menolong.
Di outbond ini kami harus bersusah payah melewati medan yang begitu sulit, naik turun gunung. Tatapi aku tetap bersyukur karena kelelahan tersebut hilang akibat pemandangan sekitar yang begitu indah yang jarang aku temui sebelumnya. Selama outbond ini aku selalu keingat akan film 5cm yang begitu menginspirasi bagiku. Bagaimana tidak? Aku seolah-olah melakukan hal yang sama dalam film tersebut, mendaki keatas gunung.
Dalam outbond ini terdapat 8 pos permainan, mulai dari mengambil koin dalam tepung, menebak harga, lomba makan krupuk, fashion show dan masih banyak lagi. Aku senang dalam permainan outbond ini kami menang 6x dan kalah 2x dengan kelompok lawan. Haha

Sebenarnya masih ada kegiatan lain selain mengabdi dan outbond dalam kemah bakti ini yaitu pensi dan akustikan.
Oya, selama kemah bakti ini kami memiliki jargon yang selalu membuat kami semangat.
Rono5x, rene5x. Rono rono, rene rene
Hei ayo semua ikutan kembak bersama kita. Rono rene joss
Pastilah seru karena kita orangnya lucu
Semuaa jangan iri karena kita paling seksii
Karenaa rono rene semua orangnya baik hati.
Rono renee. Kowe rono. Aku rene. Semuanya sikat habis. Briaaan. Bawa kita ke puncak
Ehh, hampir lupa. Nama kelompok kami selama kemah bakti ini adalah Rono Rene. Kami mengambil nama tersebut karena kami terinsipirasi dengan tokoh Rene Laennec, seorang penemu stetoskop. Tanpa beliau tentu dunia kedokteran tidak akan berkembang seperti ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar